SEJARAH DESA
1.Asal-Usul Pembentukan Desa
Desa Damarkasiyan berdiri pada tahun yang tidak diketahui sejarahnya. Diperkirakan berdiri pada abad 18 sebelum abad ke 18 sudah ada peradaban yang disebut suku Braja yaitu suku yang berpindah pindah pada masa itu yaitu suku yang berasal dari dataran tinggi Dieng maka pada sekitar abad ke 18 dari kerajaan mataram Kuno mengutus mbah nyai Kasih Dan Mbah Nyai Purno yang sekarang di makamkan di TPU Dusun Kasiyan dan mbah kyai Mbah Damar Yang sekarang di makamkan di pemakaman umum Dusun Kaliurip.Pada masa itu belum ada Pemerintah Desa apalagi Kepala Desa adanya Cuma kepala suku.Lambat laun suku Braja yang tadinya kelompok kecil Menjadi kelompok besar yang terorganisir sehingga Menjadi Dusun Di Pimpin Kepala Dusun Maka terbentuklah Desa Damarkasiyan. Yang terdiri dari 3 Dusun yaitu Dusun Kasiyan, Dusun Kaliurip dan Dusun Getas
Sejarah ini ditulis berdasarkan cerita secara turun-temurun. Salah satu narasumber yang menjadi rujukan penulisan sejarah Desa Damarkasiyan adalah Sekdes Damarkasiyan Bpk. Sastro Akhir periode pada Tahun 1990 yang menceritakan sejarah berdirinya Desa Damarkasiyan , dan Kemudian digantikan oleh Sekretaris Desa Damarkasiyan yang baru Periode 1990-2010 yaitu Ibu Rantiyah.Sekdes tahun berikutnya yaitu Sekdes yang telah diangkat menjadi SEKDES PNS pada tahun 2010 diisi oleh Bp Pambudi Rahmat.Kemudian digantikan oleh Sekdes Terbaru yaitu Bpk Ribut Budiman dari Tahun 2017 hingga saat ini.
2.Pemimpin Desa
Mbah Joyo Wedono adalah Lurah ( Kepala Desa ) periode yang pertama. Beliau telah berhasil menyatukan 3 Perdukuaan yang terpisah menjadi Satu Perdesaan yang sehingga diberi nama Desa Damarkasiyan. Banyak sekali pembangunan yang dilaksanakan seperti pembuatan Irigasi dari Kali capar ,Kali Sijumbleng . Untuk mengaliri sawah seluruh wilayah Dusun Getas Dan Merubah dari Dusun Jetis menjadi Dusun getas.
2. AMAT SAMINGAN : Periode Akhir jabatan 1946
Amat Samingan Adalah Kepala Desa Damarkasiyan yang ke dua mempunyai masa jabatan paling lama dalam sejarah Desa Damarkasiyan. Beliau adalah tokoh pemuka Di dusun Dia sangat menjunjung adat istiadat budaya daerah .
3.HADI SUMARTO : Periode 1946-1986
Hadi Sumarto adalah Kepala Desa Damarkasiyan yang sangat menekuni dibidang pertanian sehingga pada tahun 1968 sehingga Damarkasiyan menjadi desa swasembada pangan.
4. SARWO DIHARJO : Periode 1986 -1997
Sarwo Diharjo Lahir di Wonosobo dengan Pendidikan terakhir beliau adalah SMP. Sebelum menjadi kepala desa beliau pemuka Dusun Kaliurip telah menggiatkan pemudanya untuk berprestasi dalam olah raga sepak bola sehingga sebagian Bengkoknya diserahkan pada masyarakat untuk dijadikan Lapangan sepakbola yang sampai sekarang masih eksis dalam persepakbolaan.
5. SUGIJONO : Periode 2006-2012
SUGIJONO. Pendidikan terakhir adalah SMAN 1 WONOSOBO. Beliau adalah anak pertama dari Bpk Sastro yang merupakan tokoh pemuka di masyarakat dusun Getas. Dan Kakek Beliau adalah Mantan Sekretaris Desa (Sastro) periode yang.
Pada tahun 1997-2006 ia mencalonkan diri sebagai Kepala Desa dan ia terpilih menjadi Kepala DESA DAMARKASIYAN Periode 1997 – 2006. Dan selanjutnya Pada Pemilihan Kepala Desa Periode 2006-2012 Dia telah terpilih kembali menduduki Jabatan Kepala desa dua periode, masa kepemimpinanya banyak sekali Pembangunan yang dilaksanakan dan juga menggali potensi yang ada didesa dengan menyesuaikan kemampuan sumber daya masyarakat yang ada. Seperti didusun Kasiyan Desa Damarkasiyan sarana prasarana jalan dan sanggar belajar Serta air bersih.
6. RACHMAT : Periode 2013 – 2019
RACHMAT adalah Kepala Desa Damarkasiyan Periode 2013 – 2019 yang masa kepemimpinannya telah tercapai beberapa prestasi, diantaranya Desa Tertib dan Taat Pajak Bumi Dan Bangunan. Selain itu juga mampu menciptakan transparansi di bidang pemerintahan.